Rabu, 11 April 2012

Teknik Budidaya dan Manfaat dari Brokoli


sayur-sayuran dan buah-buahan

Siapa yang tak kenal tanaman brokoli, jenis sayuran satu ini sudah sangat terkenal karena manfaat yang dimilikinya.  Sebenarnya sayuran ini belum begitu lama dikenal di Indonesia yaitu sekitar tahun 1970 tapi saat ini tanaman brokoli sudah sangat popular di masyarakat dan beberapa petani melakukan budidaya brokoli secara massal.
Brokoli bisa merangsang tubuh untuk memproduksi protein yang disebut thioredoxin. Brokoli mampu melindungi jantung dari sel-sel perusak. Peneliti di Amerika Serikat (AS) menyatakan, kalau mengkonsumsi brokoli banyak memberi manfaat positif bagi kesehatan tubuh. Salah satu diantara manfaat positifnya adalah melindungi jantung dari sel-sel perusak. Profesor Dipak Das dari Universitas Connecticut menjelaskan, kalau di dalam brokoli terkandung zat sulforaphane yang efektif untuk mencegah kerusakan pada jantung. Proses memasak brokoli sebaiknya direbus, agar zat-zat di dalamnya efektif dan tak hilang. Dengan direbus, zat-zat itu akan beraksi lebih cepat dalam tubuh.
“Jika brokoli dimasak dengan suhu panas berlebih, akan mengurangi efektivitas zat-zat yang terkandung di dalamnya,” kata Dipak Das dalam sebuah website pribadinya.

      Manfaat brokoli bagi kesehatan tubuh adalah sebagai berikut:
  1. Memperkecil resiko terjadinya kanker kerongkongan, perut, usus besar, paru, larynx, parynx, prostat, mulut dan payudara. 
  2. Membantu menurunkan resiko gangguan jantung dan stroke.
  3. Mengurangi resiko terkena katarak. 
  4. Membantu melawan anemia. 
  5. Mengurangi resiko terkena spina bifida (salah satu jenis gangguan kelainan tulang belakang)
Banyaknya hal positif dengan mengkonsumsi brokoli, membuat para peneliti mulai tertarik melakukan riset terhadap beberapa jenis sayuran sejenis, seperti kol dan taoge.“Hal ini semakin menguatkan penelitian sebelumnya yang mengungkapkan bahwa memakan lima jenis buah-buahan dan sayuran berbeda dalam sehari bisa mengurangi resiko serangan jantung koroner. Brokoli bisa direkomendasikan sebagai salah satu sayuran yang dikonsumsi setiap hari,” ungkap June Davidson dari Yayasan Jantung Inggris. Davidson menambahkan, dengan mengkonsumsi berbagai jenis sayuran dan buah-buahan, tubuh akan banyak mendapat asupan kombinasi vitamin dan mineral. Jadi, semakin bervariasi mengkonsumsi buah- buahan dan sayuran, maka makin banyak keuntungan yang diperoleh tubuh.

Selain itu, sayuran dan buah-buahan berfungsi sebagai anti-oksidan yang bisa mengikis berbagai radikal bebas. Keberadaan radikal bebas di dalam tubuh berbahaya, karena memicu timbulnya kanker.
Biasanya saat usia semakin tua, maka keberadaan radikal bebas dalam tubuh juga meningkat, karena kondisi lingkungan yang buruk. Jadi, mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan jangan terbatas bagi anak-anak, juga bagi semua umur.

Pemilik nama latin Brassica olerecea cv, brocolli ini ternyata memiliki manfaat yang banyak dan berguna bagi kesehatan tubuh, diantaranya mengandung fosfor, asam folat, vitamin A, vitamin B, Pottasium dan masih banyak lagi. Di samping itu membudidayakan tanaman ini relatif mudah seperti tanaman sayuran lainnya.

Teknik Budidaya Brokoli :

  1. Pengelolaan tanah. Sangat sederhana sebenarnya budidaya brokoli ini seperti budidaya sayuran lainnya.  Tanah diolah dan diberi pupuk organik dan buatlah bedeng-bedeng untuk mengatasi masalah air yang berlebih saat hujan. 
  2. Lakukan pengapuran bila ph tanah berlebih, perlu pula penambahan bahan organik untuk memaksimalkan ketersediaan hara dalam tanah. 
  3. Lakukan perendaman benih untuk mematahkan dormansi selama ±12 jam atau ± 15-20 menit bila memakai zat perangsang tumbuh kemudian disemaikan di tanah yang gembur. 
  4. Penyemaian dilakukan pada lahan yang dibuat khusus untuk benih dengan tetap memberikan perlakuan pupuk organik dan pengolahan sedalam 30 cm memanjang dari utasa ke selatan dan beri naungan. Bila benih berumur ± 1 bulan benih siap dipindahkan ke lahan atau kira-kira memiliki daun 3-4 helai. 
  5. Penanaman dilakukan dengan jarak tanam 50 x 50 cm bagi jenis brokoli bertajuk lebar dan 45 x 65 cm bagi jenis brokoli bertajuk tegak.  Idealnya penanaman dilakukan pada pagi atau sore hari. 
  6. Lakukan pemupukan dengan dosis sesuai anjuran bagi tanaman brokoli. 
  7. Untuk pemeliharaan dilakukan bila ada bibit yang mati, dan pembersihan sekitar tanaman dari gulma dan hama penyakit yang mengganggu. Penyiraman dilakukan 2 kali sehari pada musim kemarau dan pada fase pertumbuhan awal dan pembentukan bunga. 
  8. Hal yang penting untuk diingat bahwa budidaya brokoli ini dilakukan di daerah dingin sehingga bila terbentuk bunga lakukan penaungan dengan menggunakan daun tua pada bunga brokoli dan pertahankan bungan tetap segar dan besar. 
  9. Panen dan pasca panen dilakukan bila bunga telah mencapai ukuran maksimal dan terasa padat, biasanya berkisar antara 55-100 hari tergantung jenis brokolinya.  Pemanenan dilakukan secara hati-hati agar tak merusak crop brokolinya, sebaiknya dilakukan penyimpanan segera setelah panen.
Cara pembudidayaan brokoli relatif mudah, kita bisa mencobanya sendiri. Banyak sekali manfaat dari brokoli bagi kesehatan kita, yaitu salah satu fungsinya untuk menangkal radikal bebas. Brokoli juga dapat mencegah kita terhindar dari penyakit-penyakit berbahaya. Maka dari itu, mulai dari sekarang mari kita perbanyak mengkonsumsi brokoli dan sayuran sayuran hijau lainnya. Tidak lupa buah-buahan juga sangat kaya akan vitamin yang bermanfaat bagi tubuh kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar