Rabu, 12 Oktober 2011

Kelangkaan Sumber Daya

Sumber daya  adalah suatu nilai potensi yang dimiliki oleh suatu materi atau unsur tertentu dalam kehidupan. Sumber daya tidak selalu bersifat fisik tetapi juga non-fisik. Sumber daya ada yang dapat berubah, baik menjadi semakin besar maupun hilang, dan ada pula sumber daya yang kekal (selalu tetap). Selain itu, dikenal pula istilah sumber daya yang dapat diperbaharui (renewable) dan sumber daya yang tidak dapat diperbaharui (nonrenewable). Sedangkan kelangkaan (scarcity) adalah fakta bahwa sumber daya yang ada di muka bumi i ni  tidak dapat digunakan untuk menghasilkan seluruh barang dan jasa yang dibuthkan dan diinginkan oleh seluruh manusia. Apabila suatu sumber daya dapat digunakan untuk menghasilkan suatu alat pemuas kebutuhan dalam jumlah tidak terbatas, maka sumber daya tersebut dikatakan tidak mengalami kelangkaan.

Ada beberapa faktor penyebab timbulnya kelangkaan, antara lain sebagai berikut :
  1. Keterbatasan sumber daya 
Alam memang menyediakan sumber daya yang cukup melimpah. Namun, tetap saja jumlahnya terbatas, apalagi jika manusia mengolahnya secara sembarangan. Walaupun sumber daya tersebut dapat diperbaharui atau tersedia secra bebas, tetap saja akan berkurang dan lama-kelamaan akan habis. 
 
     2.       Perbedaan letak geografis

 Sumber daya alam biasanya tersebar tidak merata disetiap daerah. Ada daerah yang sangat subur, ada pula daerah yang kaya akan bahan tambang. Namun, ada pula daerah yang gersang dan selalu kekurangan air. Perbedaan ini menyebabkan sumber daya menjadi langka dan terbatas, terutama bagi daerah yang tidak mempunyai sumber daya yang melimpah. 

     3.       Pertambahan jumlah penduduk

Pertumbuhan jumlah penduduk selalu lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan  produksi barang dan jasa.

     4.       Keterbatasan kemampuan produksi 

Kemampuan produksi didukung oleh faktor-faktor produksi yang digunakan. Misalnya kapasitas faktor produksi manusia terbatas karena masih bisa sakit, lelah, atau bosan. Mesin produksi juga bisa rusak dan aus. Selain itu, keterbatasan produksi juga ditentukan karena perkembangan teknologi yang tidak sama. Di negara maju, perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat. Sementara itu, di negara berkembang perkembangan kebutuhan barang dan jasa masih lebih cepat daripada perkembangan teknologinya.

    5.       Bencana alam 

Bencana alam merupakan faktor perusak yang berada di luar kekuasaan dan kemampuan manusia. Walaupun sebenarnya sebagian bencana terjadi akibat ulah manusia sendiri. Banjir, gempa bumi, tanah longsor, kebakaran hutan, dan lain-lain telah membawa dampak kerugian yang cukup besar. Kerusakan bangunan, tempat usaha, sumber daya alam, dan bahkan korban jiwa yang menjadi korban bencana alam tersebut.

Seperti contoh berikut. Minyak bumi merupakan salah satu sumber daya yang dapat digunakan untuk menghasilkan berbagai macam bahan bakar, seperti premium untuk mobil dan motor, solar untuk berbagai mesin, dan avtur untuk pesawat terbang. Apabila minyak bumi tersedia dalam jumlah yang sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan energi yang dibutuhkan seluruh  manusia dan sepanjang  masa, maka minyak bumi dikatakan sebagai sumber daya yang tidak langka. Tetapi karena tidak tersedia sebanyak itu, maka minyak bumi disebut sebagai sumber daya yang langka.




Sekarang coba kita bayangkan, misalkan manusia telah menemukan cara yang ekonomis untuk mengubah energi matahari  menjadi bahan bakar yang dibutuhkan manusia. Energi matahari yang diolah menjadi bahan bakar dan dikonsumsi manusia tidak akan menyebabkan berkurangnya energi matahari  yang sampai ke permukaan bumi. Manusia dapat menghasilkan sebanyak mungkin bahan bakar yang diperlukan menggunakan energi matahari yang sampai permukaan bumi. Dalam hal ini, energi matahari dipandang sebagai sumber daya yang tidak terbatas atau tidak langka.

Akan tetapi, sayangnya sebagian besar sumber daya (khususnya sumber daya alam) merupkan sumber daya yang langka. Manusia masih dapat melakukan upaya untuk menjaga kelestarian sumber daya alam yang dapat diperbaharui, tetapi tidak menjaga kelestarian sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Contoh sumber daya alam yang dapat diperbaharui adalah hutan yang antara lain menghasilkan kayu, rotan, oksigen dan menjadi cadangan air. Lautan juga merupakan contoh sumber daya alam yang antara lain menghasilkan ikan dan mutiara. Manusia dapat melakukan upaya untuk menjaga  kelestarian hutan dan kekayaan laut. Sedangkan contoh sumber daya yang tidak dapat diperbaharui antara lain adalah hasil tambang seperti minyak bumi, gas alam, emas, dan tembaga. Proses pembentukan bahan tambang seperti minyak bumi mencapai jutaan tahun. Setiap kali mengkonsumsi bensin, solar atau bahan lain yang dibuat dari minyak bumi, maka cadangan minyak bumi akan berkurang. Suatu ketika manusia akan kehabisan minyak bumi.

Kelangkaan sumber daya  menyebabkan manusia harus mencari cara bagaimana agar sumber daya yang ada dapat digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa secara cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh manusia. Karena tidak seluruh alat pemuas kebutuhan dapat diproduksi dengan sumber daya yang ada, maka manusia harus memutuskan (a) apa yang harus diproduksi. Kemudian, karena barang dan jasa yang akan diproduksi tidak mungkin dihasilkan dalam jumlah tak terbatas, maka manusia harus menentukan (b)berapa banyak suatu barang  atau jasa harus diproduksi. Akhirnya, karena jenis barang dan jasa yang diproduksi hanya terbatas dan dalam jumlah yang terbatas, maka manusia juga harus memutuskan (c) kepada siapa hasil produksi tersebut diserahkan. Ketiga keputusan di atas merupakan inti dari ilmu ekonomi atau merupakan masalah ekonomi.
 
Meskipun sumber daya yang ada dimuka bumi ini bersifat langka, tetapi kadangkala suatu barang atau jasa dapat diperoleh secara gratis atau tanpa pengorbanan. Barang seperti ini disebut barang bebas (free good). Contohnya adalah oksigen di udara. Sistem atmosfir bumi menghasilkan oksigen dan oksigen merupakan benda pemuas kebutuhan manusia yang dapat diperoleh tanpa membayar atau melakukan pengorbanan ekonomi. Akan tetapi, sifat kelangkaan sumber daya kadangkala berubah karena tempat, waktu, atau perubahan bentuk. Pasir di gurun adalah barang bebas (free goods), tetapi pasir yang akan digunakan untuk membangun rumah merupakan barang langka. Demikian juga oksigen yang dapat dihirup dari udara bebas tanpa harus membayar. Jika oksigen telah dimasukkan ke dalam tabung untuk pertolongan pasien rumah sakit, maka oksigen telah menjadi barang langka. Barang langka seringkali disebut sebagai barang ekonomi (economic goods).

Manusia sebagai salah satu pemakai dari sumber daya yang ada di bumi ini, sudah sebaiknya bertanggungjawab dalam pemakaiannya karena apabila kita memakai sumber daya dengan tidak memeperhatikan kegunaannya secara utuh, maka dapat berdampak makin berkurangnya  sumber daya tersebut sehingga sulit untuk dicari (kelangkaan sumber daya).


Sumber :  Ekonomi, Zuliani Dalimunthe,Telisa Aulia F, Alin Halimatussadiah, dkk.
                 www.google.com
                 wikipedia.org

1 komentar: